Berita Terkini

Apel Senin Pagi KPU Kota Padang Panjang

#Temanpemilih Senin (29/5) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang Panjang melaksanakan apel senin pagi bertempat di halaman kantor KPU Kota Padang Panjang. Diikuti oleh Ketua, Anggota dan Sekretaris KPU Kota Padang Panjang, Pejabat struktural dan fungsional beserta seluruh staf sekretariat KPU Kota Padang Panjang. Dalam apel tersebut, Ketua KPU Kota Padang Panjang, Okta Novisyah yang bertindak sebagai pembina apel menyampaikan bahwa terkait dengan data pemilih di Kota Padang Panjang sudah sampai pada penetapan Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP), untuk itu KPU menerima tanggapan dan masukan dari masyarakat hingga nanti ditetapkan menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT). Selanjutnya pelaksanaan tahapan akan masuk pada pengelolaan logistik, dimana KPU Kota Padang Panjang merencanakan gudang logistik pemilu tahun 2024 bertempat di belakang gedung kantor KPU yang telah ditinjau langsung oleh KPU Provinsi Sumatera Barat. Gudang tersebut dinilai layak dan representatif untuk menampung logistik pemilu sebelum dan sesudah didistribusikan ke TPS. Sebelum mengakhiri arahannya, Okta Novisyah mengingatkan kepada seluruh jajaran KPU Kota Padang Panjang untuk dapat menjaga kesehatan seiring dengan intensitas pekerjaan yang semakin tinggi serta harus saling berkoordinasi dan berkomunikasi baik itu dengan internal maupun dengan pihak eksternal. (rts)

Penyerahan Sertifikat Kepada Siswa Magang

#Temanpemilih Ketua KPU Kota Padang Panjang, Okta Novisyah didampingi Sekretaris KPU Kota Padang Panjang, Agustian menyerahkan sertifikat kepada Muhammad Zul Azmi, Rahma Nora dan Alvi Rilya Wahyumi yang telah melaksanakan praktek kerja magang pada Sekretariat KPU Kota Padang Panjang selama dua bulan dengan hasil sangat baik. Ketua KPU Kota Padang Panjang berharap pengalaman kerja yang didapatkan selama magang di KPU Kota Padang Panjang dapat bermanfaat dalam menempuh dunia kerja nantinya. (rts)

KPU Undang Operator PPK dan PPS Hadiri Rapat Koordinasi

#Temanpemilih KPU Kota Padang Panjang mengundang operator PPK dan PPS se Kota Padang Panjang untuk menghadiri rapat koordinasi persiapan pleno Daftar Pemilih Tetap (DPT) tingkat Kelurahan yang dibagi ke dalam dua sesi, Jum’at (26/5). Bertempat di Aula Nova Indra, Pelaksanaan sesi pertama dengan operator PPK dan PPS se Kecamatan Padang Panjang Timur dan sesi kedua dengan operator PPK dan PPS se Kecamatan Padang Panjang Barat. Rapat kerja dibuka oleh Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Kota Padang Panjang, Mondra. Selanjutnya, dipandu oleh Irsandi Yudha selaku operator Sidalih KPU Kota Padang Panjang. Turut hadir dalam rapat kerja tersebut plh Kasubag Program dan Data, Weriza beserta staf, Alivia. (rts)

Diundang SATPOL PP Sumbar, Ketua KPU Jadi Narasumber Peningkatan Kapasitas Anggota Satlinmas

#Temanpemilih Ketua KPU Kota Padang Panjang, Okta Novisyah didapuk menjadi salah satu narasumber pada kegiatan Peningkatan Kapasitas Anggota Satlinmas Kota Padang Panjang yang digelar oleh Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Sumatera Barat, Kamis (25/5). Bertempat di aula Hotel Pangeran Kota Padang Panjang, kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) tersebut turut dihadiri oleh Sekda Kota Padang Panjang, Plt Kasat Pol PP Kota Padang Panjang, Kabid Linmas dan Damkar Satpol PP Sumbar, BPBD Kesbangpol Kota Padang Panjang serta Kabid Damkar dan Linmas Satpol PP dan Damkar Kota Padang Panjang. Sebagai narasumber, Okta Novisyah menekankan peran penting Satlinmas pada penyelenggaraan pemilu tahun 2024 dimana Satlinmas bertugas mulai dari saat pembuatan TPS hingga selesainya proses penghitungaan suara. “ Satlinmas memegang posisi yang penting dalam penyelenggaraan pemilu, karena Satlinmas bertugas melaksanakan penanganan ketentraman, ketertiban dan keamanan penyelenggaraan pemilihan umum berupa persiapan, masa kampanye, masa tenang, pemungutan suara dan pengamanan hasil pemilu di setiap TPS dimulai saat pembuatan TPS hingga saat proses pungut - hitung” ujarnya. Okta Novisyah menjelaskan bahwa berdasarkan Undang-Undang tentang Pemilu, jumlah anggota Satlinmas yang berjaga di masing-masing TPS sebanyak 2 orang. “sesuai aturan yang berlaku, masing-masing TPS akan dijaga oleh 2 orang Satlinmas. Untuk Kota Padang Panjang terdapat 196 TPS, jadi akan ada 392 orang Satlinmas yang bertugas pada pemilu 2024 nantinya” jelas Okta. Terakhir, Ketua KPU Kota Padang Panjang berharap kepada para anggota Satlinmas sebagai bagian dari pemerintah daerah untuk dapat ikut mengajak serta mengedukasi masyarakat agar dapat menggunakan hak pilihnya pada 14 Februari 2024 mendatang. Dimana kontestasi politik ini tidak hanya merupakan tanggung jawab KPU sebagai penyelenggara pemilu melainkan juga menjadi tanggung jawab bersama demi kemajuan demokrasi Indonesia. (rts)

Jadi Narasumber Literasi Politik, KPU Kota Padang Panjang Disambut Antusias Para Santri

#Temanpemilih Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Kota Padang Panjang, Winda Aprizona hadir menjadi narasumber dalam Gerakan Literasi Politik yang diadakan oleh Pondok Pesantren Kauman Muhammadiyah Padang Panjang dengan mengusung tema Pendidikan Politik untuk Masa Depan Bangsa, Rabu (24/5). Bertempat di Aula Buya AR. Sutan Mansur, Winda Aprizona disambut antusias para santri Pondok Pesantren Kauman Muhammadiyah Padang Panjang. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasubag Teknis dan Hupmas KPU Kota Padang Panjang, Rahmad Doni. Dalam kesempatan tersebut, Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM mengucapkan terimakasih atas undangan menjadi narasumber dalam gerakan literasi politik yang diinisiasi oleh para santri. “sebelumnya terima kasih sudah mengundang KPU Kota Padang Panjang dalam kegiatan ini yang sebenarnya memang merupakan tugas dan tanggung jawab kami sebagai penyelenggara pemilu untuk memberikan pemahaman kepada pemilih pemula dalam menyongsong pemilu tahun 2024” ujarnya. Winda Aprizona menjelaskan bahwa pemilih pemula memegang peranan penting dalam keberhasilan demokrasi di masa depan, dimana pemilih pemula merupakan pemilih yang berfikir rasional, bersikap kritis dan analitis serta memiliki antusiasme yang tinggi. “bagi yang sudah berusia 17 tahun dan memiliki e-KTP maka sudah dikategorikan sebagai pemilih pemula yang tentunya berbeda dengan pemilih lainnya. Hal ini karena para pemilih pemula lebih toleran dan rasional dalam menggunakan hak pilihnya.” jelasnya. Terakhir, Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Kota Padang Panjang berharap para pemilih pemula khususnya para santri Pondok Pesantren Kauman Muhammadiyah dapat berpartisipasi aktif dalam menyukseskan pemilu serentak yang akan dilaksanakan pada 14 Februari 2024 mendatang meskipun tidak berada di kampung halaman. “bagi para santri yang berasal dari luar kota Padang Panjang, dapat mengurus surat pindah memilih ke KPU Kota Padang Panjang sehingga dapat memilih di TPS terdekat”. pungkas Winda Aprizona sembari menutup paparan materi dalam kesempatan tersebut. (rts)